Pondokpanjang — Pemerintah Desa Pondokpanjang terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dalam program UMKM Go Digital.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam sistem pembayaran digital dan pemanfaatan platform layanan pesan antar berbasis aplikasi.
Dalam pelaksanaan program ini, lima pelaku UMKM Desa Pondokpanjang menjadi peserta binaan, yaitu Mimi Maryami, Susi Cimilikity, Dita, Enok Aisyah, dan Sri Wahyuning. Seluruh peserta merupakan pelaku usaha kuliner dan usaha rumahan yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui digitalisasi layanan.
Pendampingan dilakukan secara langsung oleh mahasiswa KKN Untirta, mulai dari tahap sosialisasi hingga praktik penggunaan teknologi digital dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Salah satu bentuk pembinaan utama dalam program ini adalah pembuatan dan aktivasi QRIS melalui layanan GoFood. Dengan adanya QRIS, pelaku UMKM dapat menerima pembayaran non-tunai yang lebih praktis, aman, dan sesuai dengan kebiasaan transaksi masyarakat saat ini.
Selain itu, pemanfaatan GoFood membuka peluang bagi UMKM desa untuk:
-
Menjangkau konsumen lebih luas
-
Meningkatkan visibilitas usaha secara online
-
Mempermudah proses transaksi
-
Meningkatkan kepercayaan pelanggan
Mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai manfaat pencatatan transaksi digital sebagai langkah awal menuju pengelolaan usaha yang lebih profesional.
Kolaborasi antara Pemerintah Desa Pondokpanjang dan KKN Untirta ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah desa dalam mendorong UMKM naik kelas. Kegiatan ini sekaligus mendukung arah kebijakan desa dalam pengembangan ekonomi berbasis digital dan inklusif.
Melalui program ini, diharapkan pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang di tengah tantangan ekonomi dan perubahan pola konsumsi masyarakat.
Pemerintah Desa Pondokpanjang menyambut baik kontribusi mahasiswa KKN Untirta dan berharap program pemberdayaan UMKM berbasis digital ini dapat terus berlanjut, baik melalui pendampingan lanjutan maupun kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
Ke depan, desa berkomitmen menjadikan digitalisasi UMKM sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Komentar (0)